Resensi Novel "Dear Nathan"http://library.uny.ac.id/sirkulasi/index.php?p=show_detail&id=55492&keywords=dear+nathan
- Judul novel : Dear Nathan
- Nama Penulis : Erisca Febriani
- Penerbit : Best media
- Cetakan : Cetakan I
- Tahun terbit : Maret 2016
- Tebal : 528
- ISBN : 978-602-6940-14-8
Sinopsis
Cerita dimulai dengan kepindahannya Salma Alvira dari Bandung ke Jakarta. Salma adalah anak yang pendiam dan pemalu. Pada hari pertama Salma sekolah dia terlambat, namun ada seorang laki - laki yang membantu nya untuk masuk kedalam sekolah. Ternyata yang membantunya ia masuk kedalam adalah Nathan, seorang murid yang terkenal dengan kenalakannya. Dan nathan sepertinya jatuh cinta kepada Salma. Pada awalnya Salma merasa risi dan takut jika Nathan mendekati dirinya, karena pengaruh dari perkataan dan gosip tentang Nathan. Namun Nathan tidak menyerah dan terus mendekati Salma. Lama kelamaan Salma pun luluh dan mulai membuka diri kepada Nathan. Dan akhirnya Salma pun terkejut akan diri Nathan, ternyata di balik kenakalannya dia memiliki kisah hidup yang menyedihkan. Nathan berterus terang kepada Salma bahwa sebenarnya dia memiliki seorang kembaran yang bernama Daniel. Tetapi Daniel telah lama meninggal karena ulahnya. Pada suatu hari Nathan berjanjian dengan musuhnya untuk berkelahi namun malah Daniel yang terkena imbasnya, Daniel dikeroyok dan akhirnya meninggal. Karena hal itu ibu Nathan pun depresi dan akhirnya mengalami gangguan jiwa. Karena hal itu ayah Nathan pun menikah kembali. Dibalik sifat nakalnya ternyata Nathan memiliki kelembutan hati. Hal ini yang membuat hati Salma semakin luluh kepada Nathan. Hubungan Salma dengan Nathan tidak selalu berjalan mulus, gangguan demi gangguan pun menghampiri mereka. Dimulai dengan datang nya seorang wanita yang bernama Seli. Seli adalah cinta pertamanya Nathan. Selain itu juga Salma di dekati oleh ketua osis di sekolah yaitu Aldo. Ada hal yang lebih dari itu, yaitu dengan meninggalnya ibu Nathan. Namun di akhir semuanya kembali membaik. Dan Nathan dengan ayahnya pun berdamai dan kembali akur setelah ibunya meninggal.
Kelebihan
Alur cerita yang di sajikan oleh penulis sangat mudah dimengerti oleh para pembaca. Karena cerita ini berlatarkan kisah cinta anak SMA. Dan setiap kejadian - kejadian yang terjadi semakin menghanyutkan imajinasi para pembaca. Rasa senang dan sedih di campur menjadi satu dalam cerita ini.
Kekurangan
Kertas yang dipilih dalam novel ini berwarna gelap, sehingga membuat para pembaca mudah merasa bosan.
